Rusia Usulkan Bom Nuklir untuk Hadapi Asteroid

Share:
ilustrasi
  •  Ilmuwan berpendapat senjata nuklir perlu disiapkan untuk menghadapi asteroid.
  • Nuklir masih dianggap sebagai opsi paling efektif untuk menyelamatkan Bumi
 Sekelompok ilmuwan pemerintah Rusia mengajukan usulan untuk menyiapkan senjata nuklir yang sudah ada sebagai rencana cadangan menghadapi ancaman benturan asteroid. Langkah ini diambil sebagai upaya melindungi Bumi kalau saja asteroid raksasa ala film Armageddon betul-betul muncul.

Usulan itu didasarkan pada penelitian tentang efek serangan nuklir ke asteroid yang menggunakan model asteroid dan laser berkekuatan tinggi. Hasil penelitian tersebut sudah dipublikasikan di Journal of Experimental and Theoretical Physiscs 8 Maret 2018 lalu.

Tentu saja meledakkan model asteroid berukuran kecil dengan laser di Bumi tak akan sama dengan meledakkan asteroid raksasa di luar angkasa. Namun dengan penghitungan yang matang, muncul perbandingan yang masuk akal dari eksperimen itu.

Para peneliti mula-mula memastikan model mini yang dibuat memiliki material dan struktur yang mirip dengan chondrites, material yang umum ditemui pada asteroid. Setelahnya laser berkekuatan tinggi diarahkan ke satu titik pada model untuk menyimulasikan efek ledakan nuklir di permukaan asteroid.

Mereka menyimpulkan bom bertenaga 3 megaton mampu menghancurkan asteroid berdiameter 200 meter. Ukuran asteroid ini 10 kali lebih lebar ketimbang asteroid yang sempat diledakkan di atas Rusia pada 2013 menjadi serpihan debu.

Serangan nuklir saat ini masih dianggap sebagai cara paling ampuh untuk mencegah asteroid raksasa menubruk Bumi. Selain teknologinya sudah cukup mendukung, metode ini bisa dilakukan sewaktu-waktu untuk menghadapi ancaman yang muncul secara mendadak.

Namun, serangan nuklir bukan satu-satunya jalan untuk menyelamatkan Bumi dari asteroid. Berbagai metode tersedia, salah satunya memanfaatkan  gravitasi untuk menggeser jalur asteroid ke orbit yang aman. Masalahnya, metode ini membutuhkan teknologi yang jauh lebih maju dan belum memungkinkan dilakukan saat ini.

Sampai saat artikel ini ditulis, belum ada kepastian apakah usulan ini disetujui. Yang jelas, Rusia bukan negara satu-satunya yang melakukan persiapan melindungi Bumi dari asteroid raksasa. Amerika Serikat juga sempat mengajukan peluang pemanfaatan nuklir untuk tujuan yang sama pada Februari lalu. (Purwarupa.net)

Tidak ada komentar