Burung Paling Hitam Ternyata Cendrawasih

Share:
  • Bulu cendrawasih kerah mampu menyerap 99,9% cahaya.
  • Warna hitam ini digunakan untuk menarik minat betina dalam proses kawin.
Papua menyimpan keragaman hayati yang eksotis. Salah satunya cendrawasih kerah (Lophorina superba) jantan yang bulu hitamnya mampu menyerap 99% cahaya.

Saking hitamnya, bulu si kerah, kita bahkan tak bisa mengidentifikasi bentuk asli tubuh ini saat si burung mengembangkan bulu-bulunya. Peneliti biologi dari Harvard University, Dakota McCoy seperti dilansir Popular Science menyebutkan pengukuran optik terhadap bulu burung ini menunjukkan kemampuannya menyerap 99,95% cahaya. Kemampuan ini nyaris menyamai material paling hitam yang pernah diciptakan manusia, Vantablack, yang mampu menyerap 99,96% cahaya.

Rahasia penyerapan cahaya cendrawasih kerah ada pada struktur bulunya yang unik. Bulu burung pada umumnya memiliki permukaan datar. Bahkan jika diperbesar dengan mikroskop, setiap helai dan cabang tampak seperti versi mini dari bentuk bulu burung. Struktur berbeda dimiliki cendrawasih hitam. Saat diperbesar, permukaan bulu burung ini lebih mirip miniatur sikat botol dengan helaian bulu halus di seluruh permukaannya.

Bulu burung biasa (kiri) dan bulu burung cendrawasih hitam (kanan). (Dakota McCoy)
Bulu halus dengan bagian tepi meruncing bak gergaji ini berfungsi sebagaimana perangkap cahaya pada mikroskop. Ketika sinar memapar struktur ini, pantulannya akan terberkas di sekeliling bulu halus, bukan terpantul sempurna ke mata pengamat. Kemampuan pengacakan cahaya bulu ini begitu baik sampai-sampai ketika dilapisi cat emas, warna metaliknya masih belum mampu membuat bulu ini terlihat mengkilat.   

Bukan Cuma Kamuflase
Apa keuntungan warna ini buat cendrawasih? Alasan klasiknya adalah untuk kamuflase. Namun diperkirakan ada alasan lain di balik warna hitam ini. Warna hitam pada cendrawasih berfungsi menarik minat betina untuk kawin. Semakin hitam bulunya, semakin seksi si cendrawasih di kalangan burung betina.

Ketika musim kawin, burung cendrawasih jantan akan melakukan tarian khusus untuk memikat betina. Pejantan akan menampakkan bulu superhitamnya kepada betina dan memastikan si betina hanya mampu melihat tampak depan tubuhnya. Hal ini karena struktur bulu ini baru bisa tampak hitam sempurna bila dilihat dari lurus dari arah kepala. Sedikit miring maka akan ada kilatan cahaya yang muncul dan membuat warna hitamnya sedikit memudar.

Sebagai tambahan, bulu hitam ini selalu berada di sebelah bagian bulu berwarna cerah. Bulu antirefleksi berwarna gelap akan membuat bagian bulu yang berwarna cerah tampak mencolok dan menarik. Semakin hitam dan semakin menonjol warna bulu kerahnya, maka betina akan semakin tergoda untuk mengawini si pejantan. (Purwarupa.net)

Tidak ada komentar