Inovasi Mahasiswa Amikom untuk Bantu Tunanetra

Share:

Penyandang tunanetra di masa depan mungkin tak perlu bergantung lagi pada tongkat untuk membantu mereka beraktivitas. Inovasi yang dikembangkan tiga mahasiswa Amikom Jogja, Jeki Kuswanto, Eko Rahmat, dan Arvin Frobenius ini menjawab kebutuhan penyandang kebutaan yang ingin mandiri.

Inovasi mereka berupa perangkat yang dinamai GaBlind. Perangkat ini merupakan gabungan antara teknologi proximity sensor dan teknologi Global Positioning System (GPS) yang dibenamkan ke dalam kacamata dan sepatu. Kedua alat ini terhubung dengan ponsel pintar dan Internet untuk memberikan panduan bagi penyandang tunanetra yang hendak beraktivitas secara mandiri, terutama berjalan di luar ruang.

Dalam video presentasinya, tim yang sudah menyabet berbagai penghargaan internasional ini menjelaskan cara kerja perangkat mereka. Kacamata dan ujung sepatu GaBlind dipasangi sensor proximity yang akan mendeteksi keberadaan benda di depan penggunanya. Prinsipnya mirip sensor parkir yang ada di mobil-mobil keluaran terbaru. Ketika pengguna berjarak antara 2-3 langkah dari penghalang, sensor proximity di kacamata akan memberikan peringatan berupa sinyal suara melalui earphone yang terpasang di ponsel pintar.

Sementara pada sepatu, sensor proximity dipasang juga pada bagian telapak, sehingga ketika pengguna menemui lubang atau halangan di hadapannya, sepatu akan bergetar untuk memberikan peringatan. Selanjutnya perintah untuk menghindar akan disampaikan lewat pelantang kuping

Tak sampai di situ saja, GPS pada perangkat canggih yang diproduksi berdasarkan pesanan ini terhubung dengan Google Maps dan bisa membantu menavigasi arah perjalanan penggunanya. Dengan begitu penyandang kebutaan bisa semakin mandiri kala harus bepergian di luar rumah. Untuk semakin menyempurnakannya, mereka juga menambahkan sistem Where's My GaBlind yang merespon suara pengguna dan memberitahukan posisi perangkat ketika pengguna lupa di mana mereka meletakkannya.

Jika tertarik untuk memilikinya, GaBlind bisa dipesan melalui laman www.gablind.com. (Purwarupa.net)

Tidak ada komentar