Compressorhead, Band Metal yang Paling Metal

Share:
Band manusia saja belum tentu pernah ditonton ribuan orang sekaligus. (Compressorhead)
BERLIN - Kalau ada perdebatan band metal apa yang paling metal, maka Compressorhead lah yang jawabannya. Mengapa? karena band yang terdiri dari Stickboy di drum, Fingers dan Hellga Tarr sebagai gitaris, Bones sang basis, Junior sebagai asisten drummer dan Mega-Wattson sebagai vokalis utama ini adalah para robot yang terbuat dari besi bekas.

Jangan skeptis dahulu dengan kemampuan mereka. Band besi asal Jerman ini sudah menggelar konser di hadapan ribuan orang di berbagai negara. November 2017 lalu, seiring bergabungnya (selesai dibuatnya) Mega-Wattson pada 2015, Compressorhead merilis album perdana mereka, Party Machine.
(Compressorhead)
Otak di balik Compressorhead adalah Frank Barnes, seorang seniman dan pakar robotik asal Jerman. Bersama Markus Kolb dan Stock Plum mereka membuat robot yang khusus memainkan alat musik akustik dan elektrik. Para robot ini dikontrol dengan menggunakan MIDI Sequencer.

Empat personel awal Compressorhead, Stickboy, Junior, Fingers, dan Bones dibuat para kurun waktu 2007-2012. Saat itu band ini hanya memainkan lagu cover seperti Ace of Spades milik Motorhead, T.N.T dari AC/DC, sampai hits Nirvana, Smells Like Teen Spirits. Meskipun begitu, performa mereka begitu luar biasa dan mampu menarik perhatian pengunjung di Youtube.
Namanya robot kadang bisa ngadat juga. (Compressorhead)

Seiring tuntutan untuk menambah vokalis, Barnes kemudian menggalang dana melalui Kickstarter pada 2015. Target pendanaan sebenarnya tak tercapai, namun toh akhirnya Mega-Wattson lahir dan sekarang menjadi robot yang berada paling depan menyapa penggemarnya. Personel Compressorhead makin lengkap setelah Hellga Tarr bergabung sebagai gitaris.

Gitaris 78 Jari
Sesuai namanya, gerakan para robot Compressorhead digerakkan dengan kompresor yang terhubung dengan pipa-pipa pneumatik. Pipa ini akan menekan dan memetik senar pada robot pemegang gitar dan menggerakkan lengan para robot penabuh drum. Untuk mendukung para robot memainkan nada-nada sulit, setiap robot dibekali jumlah alat gerak berbeda-beda tergantung tujuannya.

Fingers misalnya, dibekali 78 jari yang terbagi ke dalam dua slider, sebagian untuk menekan fret, yang lain untuk memetik senar, sementara Bones memiliki delapan jari di kedua lengannya. Stickboy memiliki sistem kerja yang berbeda. Robot ini dibekali empat lengan dengan satu stik drum di setiap ujungnya dan dua kaki. Saat beraksi Stickboy akan dibantu Junior yang bertugas menggerakkan hi-hat.

Biar makin asyik dan pertunjukan semakin meriah, setiap robot juga dibekali kepala yang khusus dibuat untuk headbang. Selain itu Mega-Wattson dan Bones dibekali roda untuk bergeser dan membuat pertunjukan semakin dinamis. Ada yang berminat nanggap Compressorhead? (Purwarupa)
 

Tidak ada komentar