10 Ilmuwan yang Mengubah Dunia

Share:
Ilmu pengetahuan terus berkembang. Selama perjalanannya, telah banyak orang yang berkontribusi dan ambil bagian untuk membuat manusia semakin bisa memahami beragam misteri dunia. Berikut adalah 10 ilmuwan terbesar yang karyanya telah memberikan kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan. 


Sir isaac Newton (1642-1726)
 Newton merupakan ahli matematika yang memelajari banyak hal, mulai dari matematika, optik, fisika, hingga astronomi. Dalam buku Principia Mathematica yang diterbitkan pada 1687, Newton memaparkan pemikirannya yang kemudian menjadi landasan mekanika klasik, menjelaskan hukum gravitasi, dan hukum gerak.

Louis Pasteur (1822-1895)
 Pasteur berkontribusi besar di bidang kemajuan ilmu kedokteran dengan mengembangkan obat untuk menangani rabies, anthrax, dan berbagai penyakit menular lainnya. Dia juga menemukan proses sterilisasi susu sehingga aman dikonsumsi. Proses ini kemudian dikenal dangan proses pasteurisasi. Berkat kontribusinya, Pasteur mungkin sudah menjadi penyelamat jiwa manusia terbesar di dunia.

Galileo (1564-1642)
 Galileo menciptakan salah satu teleskop modern yang menjadi dasar bagi pengembangan teleskop saat ini. Temuannya ini telah merevolusi pandangan manusia terhadap dunia dan secara sukses membuktikan bahwa Bumi berevolusi mengelilingi Matahari, bukan sebaliknya. Karyanya, Two New Sciences menjadi dasar bagi kajian kinetika dan kekuatan material.

Marie Curie (1867-1934)
Ahli fisika dan kimia asal Polandia ini menemukan konsep radiasi dan menerapkannya untuk pengembangan sinar-X atau X-Ray. Marie Curie mendapatkan Nobel Prize di bidang Kimia dan Fisika berkat karyanya ini.

Albert Einstein (1879-1955)

Siapa yang tak mengenal ilmuwan yang satu ini. Albert Einstein adalah ilmuwan paling ikonik dan memiliki kontribusi besar bagi dunia. Pemikiran Einstein telah merevolusi fisika modern dengan teori relativitas umumnya. Dia mendapatkan Nobel pada bidang Fisika pada 1921 untuk temuannya tentang efek Photoelectric, yang menjadi dasar Teori Quantum.

Charles Darwin (1809-1882)

Darwin mengembangkan teori evolusi di tengah penolakan dan ketidakpercayaan masyarakat. Dia mengumpulkan berbagai bukti selama 20 tahun dan mempublikasikan temuannya dalam On the Origin of Species (1859)

Otto Hahn (1979-1968)

Hahn merupakan ahli kimia asal Jerman yang menemukan fisi nuklir pada 1939. Dia menjadi ilmuwan pionir di bidang radiokimia dan menemukan elemen radioaktif dan isomerisme nuklir pada 1921. Hahn mendapatkan Hadiah Nobel di bidang Kimia pada 1944.

Nikola Tesla (1856-1943)

Tesla banyak bekerja untuk mengembangkan ilmu tentang elektro-magnetisme dan arus listrik AC. Dia mendapatkan pengakuan berupa breagam paten baik di bidang kelistrikan hingga transmisi radio, dan menjadi ilmuwan penting yang berperan besar dalam pengembangan kelistrikan modern.

James Clerk Maxwell (1831-1879)

Maxwell berkontribusi besar untuk membuat manusia semakin memahami konsep elektromagnetisme. Penelitiannnya di bidang kelistrikan dan kinetik telah menjadi dasar bagi fisika quantum. Einstein menyebut Maxwell sebagai ilmuwan yang karyanya telah mengubah dunia untuk selamanya.

Aristotle (384SM-322SM)

Ilmuwan Yunani Kuno yang membuat banyak penelitian di bidang ilmu pengetahuan alam, termasuk botani, zoologi, fisika, astronomi, kimia, meteorologi dan geometri. Bisa dibilang, Aristotle adalah bapak ilmu pengetahuan dunia.

Tidak ada komentar